Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Indonesia

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Biduk Kebersamaan

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

Adalah bohong, kalau pks ditolak di Ponpes Kramat Pasuruan

Klarifikasi Ponpes Kramat Pasuruan atas Berita Detikcom | Ini yang Sebenarnya: "Ponpes Terima baik Anis Matta"

Written By Kabar PKS on Kamis, 06 Juni 2013 | 14.56


Ponpes Kramat Pasuruan Terima baik Anis Matta

Silaturahim presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta di Jawa Timur berlanjut ke Pasuruan. Setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke berbagai pesantren di jawa timur seperti di pesantren tebu ireng Jombang yang didirikan pendiri NU khadrotusyaih KH. Hasyim Asy'ari, Pesantren Bumi Sholawat KH. Ali Mashuri,   dan dibeberapa pesantren lainnya. Anis Matta yang ditemani oleh beberapa orang pengurus DPP dan Pengurus DPW PKS Jawa Timur kali ini menginjakkan kaki di pondok pesantren (ponpes) Kramat (Bani Thoyib), Pasuruan, (Rabu 5/6/13).

Inilah Fakta yang Sebenarnya Mengapa PKS tidak hadir pada Rapat Setgab

i

Adanya Pembatalan Undangan Dari Pimpinan Setgab
Sekretaris Fraksi PKS DPRRI KH.Abdul Hakim, MM
KabarPKS.com - Jakarta (6/6)- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak hadir karena pimpinan Setgab partai koalisi membatalkan undangan yang sebelumnya ditujukan kepada pimpinan fraksi menjadi kepada ketua umum partai hanya 2 jam sebelum acara dimulai. 

Padahal Presiden PKS Anis Matta beserta sebagian pimpinan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS saat itu berada di Tebuireng, Jombang, Jawa Timur dalam rangka silaturahim. Demikian diungkapkan Sekretaris Fraksi PKS DPRRI Abdul Hakim di Jakarta, Kamis (6/6).

LPI: Sambil Merem Pun, Suara PKS Tetap Aman

Meski saat ini Partai Keadilan Sejahtera (PKS) "disudutkan" dengan berbagai pemberitaan menyusul dugaan kasus yang melibatkan LHI, suara partai Islam itu diprediksi tidak akan mengalami penurunan signifikan. Demikian terungkap melalui kajian Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menggunakan metode penghitungan Morgens N. Pedersen yang dipadu dengan analisis kualitatif.

Launching Caleg untuk Banten,Jakarta, Jabar

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta berharap partainya mampu meraih suara terbanyak di Jakarta dan wilayah seputarnya, yakni Banten dan Jawa Barat pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014.

"Ini launching calon anggota legislatif (caleg) PKS dari 3 DPW, yakni Banten, Jakarta, dan Jabar. Ini salah satu kantong suara utama PKS. Kita berharap di tempat tersebut kita bisa menang dengan jumlah suara dan kursi yang cukup besar, meskipun kami dihadapkan badai politik kasus kuota sapi impor," kata Anis Matta di Mepro Convention Hall Kota Bandung, Sabtu (1/6/2013).

PENANGKAPAN USTADZ LUTHFI TERNYATA BERHUBUNGAN DENGAN HAMAS


Catatan Ringkas Pertemuan Kader dg Ust Mardani Ali Sera, Markaz Da'wah DPW PKS Riau, 30/05/13

Ust LHI adalah ketua pengumpulan dana (fund raising) untuk membantu perjuangan HAMAS. Beliau sangat aktif mencari dana ke seluruh dunia dengan isu kemanusiaan. Dana yang beliau himpun untuk HAMAS makin lama makin besar, seiring dg kebencian dunia terhadap entitas Yahudi di Palestina makin membesar.

Program pemberdayaan domba

Program pemberdayaaan yang sudah dilaksanakan oleh DPC. PKS Leuwiliang sudah menunjukkan hasilnya , terbukti sudah ada dari masyarkat yang merasakannya dengan membangun rumah , menambah tembok,keperluan anak sekolah dll, yang kesemuanya di danai dari maparo dari program pemberdayaaan yang juga sebagai program unggulan DPC. kami tidak memungkiri dalam perjalanan ada yang tidak berhasil namun secara keseluruhan program ini cukup baik , program ini dimunculkan oleh salah seorang kader yang kebetulan berusaha di bidang per dombaan kalau gak boleh dibilang juru kampanye sebutannya , eh salah juragan kambing atau domba maksudnya ,dan juga sempat disebut tengkulak atau belantik, Apapun namanya yang jelas menurut beliau bukan cerita maksud besar saja ke arah partai namun yang penting bermanfaat untuk masyarakat dan ber sama- sama mau membangun kabupaten bogor

Jika Menang, PKS Dapat Kuasai Asia

Jika Menang, PKS Dapat Kuasai Asia
Perkara yang menimpa Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq berpengaruh terhadap konsolidasi partai politik tersebut, hingga partai besutan Anis Matta itu dinilai sudah menjadi macan yang kehilangan gigi taring.

"Ada kekhawatiran yang sangat besar baik dari dalam maupun luar negeri terhadap PKS yang kini diibaratkan seperti macan yang sudah mulai ada taringnya, oleh sebab itu sebelum menjadi lebih besar, dihabisi dahulu tenaganya," kata Pengamat politik yang juga pengajar Ilmu Sosial Politik Universitas Bengkulu Lamhir Syam Sinaga di Bengkulu, Selasa (28/05).

Awas, Orang Dalam KPK Dan Tempo Bermain Dalam Kasus PKS! Ini Buktinya:

Belajar Mengamati PKS Dari Jurnalis Independen
Ini adalah analisis sederhana tentang pks paska kasus LHI:
1. Banyak pengamat menyebut PKS terjun bebas paska kasus LHI.
2. Bahkan akan tak lolos electoral threshold paska pemilu 2014.
3. Dalil yg digunakan terakhir adalah hasil survei syaiful mujani dan sukardi.
4. Apa betul begitu? Saya sangat sangat tidak yakin.