Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Indonesia

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Biduk Kebersamaan

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

Ketua DPC PKS Leuwiliang hadir dalam perayaan ISRA MI'RAJ

saksi peritiwa isra mi'raj
Perayaan Isra Mi'raj seperti menjadi kegiatan Rutin Setiap tahun , Hikmah yang bisa diambil ari perayaan ini selain mempelajari dan memahami akan peritiwa Isra Mi'raj juga ada nya ketemuan dengan warga yang dalam hari-hari kerja ada yang bekerja di luar kota yang menyebakan pertemuan serasa susah terjadi,dengan adanya perayaan ini maka terjadi pertemuan

PKS Gelar Sosialisasi Balon Walikota S

PKSGelarSosialisasiBalonWalikotaSimpatik

Barisan kader Cipondoh sepanjang 1 KM
PKS Kota Tangerang – Berbeda dengan partai lainnya, PKS mempunyai cara sendiri dalam mensosialisasikan Balon (Bakal Calon-Ed) walikota yang akan diusungnya dalam pilkada nanti. Seperti aksi sosialisasi yang digelar DPC PKS Cipondoh, Kota Tangerang ini, mereka melakukan aksi simpatik dengan mensosialisasikan ‘jago’nya dengan spanduk berjalan, yang dilakukan di Jalan KH Hasyim Ashari tepatnya di depan restoran Menara Laut Cipondoh, Minggu (21/4) kemarin.
Ketua DPC PKS Cipondoh, Sumanto menyatakan, aksi ini digelar sebagai bentuk sosialisasi terhadap calon Walikota yang akan diusung oleh PKS dalam pilkada Kota Tangerang pada bulan Agustus nanti, yaitu Hilmi Fuad.
“Kita ingin memberikan contoh, jika sosialisasi itu tidak harus merusak estetika kota, seperti yang baru-baru saja dipersoalkan oleh Walikota Tangerang H Wahidin Halim, karena banyak calon Walikota yang dianggap merusak estetika dengan menempatkan spanduk dan baliho di sembarang tempat,” katanya.
Lebih jauh Sumanto menyatakan, PKS mempunyai banyak ide kreatif dalam mensosialisasikan calon Walikota yang akan diusung PKS, salah satunya seperti yang mereka lakukan kemarin, yaitu dengan menggunakan spanduk dan baliho berjalan, dimana para kader menggunakan topeng bergambar Hilmi Fuad (Balon Walikota yang akan diusung PKS, red) dan memegang spanduk bertuliskan Hilmi Fuad. “Jumlah kader yang kita libatkan dalam sosialisasi ini sebanyak 200 orang, dan program ini akan secara rutin kita gelar setiap dua minggu sekali, di seluruh wilayah Kota Tangerang” ujar Sumanto.
Sementara itu Ketua DPD PKS Kota Tangerang yang hadir dalam kegiatan tersebut, Hilmi Fuad menyatakan, selain melakukan sosialisasi secara kreatif, pihaknya juga sudah menggelar bakti social berupa pembukaan sembako murah bagi masyarakat yang kurang mampu, serta memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. “Banyak cara kreatif yang akan kita lakukan dalam mensosialisasikan partai dan calon Walikota,” katanya.
Aksi PKS tentunya menjadi alternatif pilihan sosialisasi yang tidak merusak, dan hal ini banyak mendapatkan perhatian dari masyarakat. Berdasarkan pemantauan Tangerang Raya, aksi ini sempat mengundang perhatian dari masyarakat, karena terlihat unik dan positif

Setelah berjilbab Dina Lorenza merasa lebih

SetelahberjilbabDinaLorenzamerasalebihnyaman

 Dahulu image Dina Lorenza itu seorang artis ayu, berambut panjang dan terbiasa memakai pakaian seksi. Namun pesinetron Ibuku Malang Ibu Tersayang, Anugerah dan Tukang Bubur Naik Haji The Series ini sekarang berjilbab. Justru sekarang Dina lebih nyaman.

“Saya merasa lebih tenang, nyaman, nggak perlu ketakutan. Kalau dulu saya pake baju gimana, duh takut menggoda, ngeri itu ada,” ujar Dina.

Yang jelas sudah hitungan tahun dia berjilbab. Sang suami, Ghatan Saleh Hilabi, dan juga anaknya sangat mendukung keputusan untuk berhijab.

“Saya sudah empat tahun berhijab. memang diri saya ingin. Jadi pas Tahun Baru jam 12 malam saya berhijab. Alhamdulillah, anak juga

Anis Matta Mengimbau Kader PKS Mendoakan Taufiq Kiemas


KENDARI - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ketua MPR,Taufiq Kiemas. Anis memperoleh berita duka itu saat mengisi acara Silaturahim Relawan, Kader, dan Tokoh Masyarakat Sulawesi Tenggara, di Kendari, Sabtu 8 Juni.