Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Indonesia

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Biduk Kebersamaan

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

FITNAH dalam Dunia Politk Biasa, Tapi Kenapa Selalu PKS?


spanduk pks untuk Jabar


Pertanyaan ini begitu saja menggelayuti fikiran saya sejak lama, namun saya selalu menghibur diri bahwa ini adalah bentuk perhatian masyarakat pada Partai Islam terbesar saat ini.
Tapi sejak putusan Pilkada DKI beberapa waktu lalu muncul, dan PKS memutuskan untuk memberikan dukungan pada pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli (Foke – Nara), Fitnah dan berbagai tuduhan kembali terjadi bahkan jauh lebih keras dari sebelumnya. Ada apa ini? Kenapa selalu PKS? Padahal saat Golkar dan PPP memberikan dukungan pada pasangan Foke-Nara reaksi  yang muncul tergolong biasa saja, tapi saat hal tersebut terjadi pada PKS, sontak respon bernada miring bermunculan secara rutin bahkan terindikasi disengaja untuk menjatuhkan kewibawaan satu-satunya Partai yang berbasiskan kader dengan ideologi Islam ini.

Subhanallah Nasri ,you are good moslem soccer player


Subhanallah Nasri habis cetak gol langsung singkap kaosnya bertuliskan "Eid Mubarok"

Samir Nasri selebrasi 'Eid Mubarok'

Samir Nasri menjadi pahlawan kemenangan perdana sang juara bertahan Manchester City 3-2 atas Southampton, di Etihad Stadium, Manchester, Minggu (19/8/2012) malam.

Dan yang bikin momen ini sangat terasa RUAARR BIASAA adalah selebrasi Nasri yang meRAYAkan GOL dengan menyingkap kaosnya yang ternyata terdapat tulisan dibalik kaosnya kalimat "Eid Mubarak" ucapan Selamat Idul Fitri. Suatu momen yang tak terlupakan dimana laga perdana Manchester City ini berlangsung persis 1 Syawal 1433 H.

Kegiatan yang sudah dilakukan Ramadhan 1433 H

Riuh sorak sorai dan takbir kemenangan pertanda saat Lebaran tiba,namun apa jadinya ketika hasil evaluasi dari kegiatan ramadhan tidak membekas ataupun tidak kelihatan sama sekali, alangkah ruginya ketika kita melaksanakan hanya rutinitas setiap tahun betemu Ramadhan namun hanya melaksanakan puasa sekedar menahan lapa dan haus. Semoga kader dan simpatisan PKS yang telah melaksanakan Ibadah Shaum