Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Indonesia

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Biduk Kebersamaan

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

Buka Puasa Aleg asal Leuwiliang dengan struktur DPC,DPRa PKS Kecamatan Leuwiliang

Bertempat di Lapangan SDIT IShlahul Ummah tanggal 0-3-08-2011 bertepatan dengan hari ketiga Shaum Romadhan 1432 H,Aleg yang juga wakil ketua DPRD Kabupaten Bogor Bpk. H.Dadeng Wahyudi .SPd

PKS Tetap Beda

PKS Tetap Beda


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6Pf0EoAjAatOW3bLpwjk_mqBGN5-z4hvN4VTl2FoL_eARbnLDnuT5uBmJTItxul6vzvOxcGLdVqlLG8-HYSo4TS4h25EChSCm5TZM5H8uRTn-E3UZitZNTfpSUufcUSKvLxPhLvEhvsQ/s1600/Logo+PKS22.jpg
Islamedia - Dua bulan terakhir, PKS seolah menjadi actor antagonis dari sebuah drama politik yang entah disutradarai oleh siapa. Semuanya bermula ketika PKS ngotot menggulirkan hak angket mafia pajak. Bersama Partai Golkar,  PKS menjadi partai yang berbeda sikapnya dengan partai koalisi pendukung SBY terkait hak angket tersebut. Ketika akhirnya pendukung hak angket kalah  dalam voting, saat itu pula drama politik PKS bergulir.

Doa Malaikat kecilku

Ya Allah, berilah mama kesehatan… sembuhkanlah mama supaya mama bisa ke kantor lagi, aamiiin…
Bocah kecil berusia empat tahun, dengan mata berkaca-kaca… tangan tertengadah… berdoa kepada Tuhannya, untuk kesembuhan sang Bunda. Sesaat selepas berdoa, ia menoleh kepada Bunda untuk memberikan senyum kecil nan tulus. Matanya yang bulat bening, seolah mengatakan bahwa ia sangat berharap Bunda dapat sehat kembali, supaya dapat beraktifitas seperti sedia kala. 

Kegiatan Ramadhan 1432 H DPC.PKS Leuwiliang


Ramadhan 1432 H ,sudah dimulai tanggal 1 Agustus 2011 yang sesuai dengan penetapan waktunya dan dua ormas besar di Indonesia yaitu Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah juga memiliki waktu permulaan yang sama , tentu dengan pertimbangan Hisab dan Rukyat.DPC PKS melakukan kegiatan ramadhan dengan
  1. Menyebarkan imsakiyah dan spanduk ramadhan 
  2. Buka Puasa bersama kader dan simpatisan
  3. Buka Puasa bersama yatim dan Dhuafa
  4. Taraweh keliling dan buka keliling
  5. Pembagian Ta'ji l ditempat umum.

Acara Rabu Keliling dan Peresmian SMKN Leuwiliang yang dibangun Oleh Astra Internasional




Rabu Keliling adalah bagian dari program dari Bupati Kabupaten bogor,selain Jumling (jum'at Keliling) untuk memantau perkembangan daerah kabupaten Bogor. Untuk kali ini rabu keliling ke ke Kecamatan Leuwiliang. Ada juga program-program lain yang diharapkan dapat memjembatani keluhan masyarakat terhadap pemimipinnya

Dream without enter

ENTER

Saya rindu perubahan, tapi saya sukar sekali mengontrol seberapa banyak enter [tindakan] yang harus saya tekan.
saya Rindu dengan perubahan, tapi saya masih bingung mengatur hati, menata waktu dan memanage diri saya sendiri.
antara pikiran dan tindakan sama sekali kurang selaras, tak ada yang cocok, gak maksimal dan sangat mengecewakan.
jangan anggap saya mampu untuk berbuat ini itu, entah berapa ratus kali saya kehilangan sahabat terhebat hanya karena satu alasan, saya kurtang menekan dengan Fokus tombol Enter.
jangan anggap saya bisa ini itu atau mampu berucap yang indah-indah atau bahkan menulis dengan keindahan, karena saya jauh dari kesempurnaan. butuh ratusan tahun lagi untuk belajar menjadi seorang penulis yang indah, mungkin dalam waktu selama itu juga belum tentu saya mampu menulis dengan indah.
saya masih gampang terbawa oleh suasana kecil yang dapat mengacak-acak mood saya menjadi 100% kacau balau total dan sangat menyebalkan.
saya punya kemauan, tapi saya kurang enter, kurang klik karena saya masih terlalu sering mengaduk mood saya menjadi gado-gado basi, tentu saja basi itu membuat perut mual jika di makan, lah wong gak enak kok.. ilmu yang saya tau, hanya tinggal enter saja saya masih bingung.
saya tau, berteori tanpa bertindak sama saja membohongi diri sendiri, kebanyakan ilmu tapi gak pernah di enter. gak ada kemajuan sama sekali #payah.
kadang-kadang temen saya bilang, saya masih labil, masih kecil, masih suka berubah-rubah yang saya sesalkan, kenapa dia tak pernah bilang kalau saya itu manis dan imuet hehe..
eh Tolong donk, kasih saya sesuatu yang berarti, tolong donk kasih saya ilmu, tolong donk dan tolong donk yang lain semuanya udah saya ucapkan, tetep saja
SAYA TAU TAPI SAYA TAK PERNAH TEKAN ENTER! hanya itu. rasanya tombol enter hilang dari peradaban otak saya, tombol enter sudah lenyap dari pemikiran saya, saya terlalu takut untuk bertindak, itu yang membuat saya selalu ketinggalan.
MIMPI gak akan terwujud tanpa ENTER!

Perempuan Bersayap Surga

Kehadiran Musa di tengah keluarga Fir'aun yang kafir telah mematahkan kehendak manusia seberkuasa apapun manusia itu. Kehadiran Musa di tengah keluarga fir'aun yang kafir adalah sebuah bukti skenario-Nya. Skenario yang menggenggam setiap gerak kemahlukkan manusia. Ditengah kekuasaan Fir'aun dan antek-anteknya, Musa hadir dan lolos dari hukum penggal. Ini sebuah ironisme bagi kekuasaan Fir'aun. 

Kisah Dua Tukang Sol

Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.
Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.
Di tengah keputusasaan, dia berjumpa dengan seorang tukan sol lainnya. Wajahnya cukup berseri. “Pasti, si Abang ini sudah dapat uang banyak nich.” pikir mang Udin. Mereka berpapasan dan saling menyapa. Akhirnya berhenti untuk bercakap-cakap.
“Bagaimana dengan hasil hari ini bang? Sepertinya laris nich?” kata mang Udin memulai percakapan.
“Alhamdulillah. Ada beberapa orang memperbaiki sepatu.” kata tukang sol yang kemudian diketahui namanya Bang Soleh.