Ganteng Unggul, jadi Gubernur -wakil Gubernur SUMUT

Gatot dan Aher (Khairul/detikcom)

GANTENG UNGGUL : Calon Gubernur Sumut dan calon Wakil Gubernur Sumut periode 2013-2018 Gatot Pujo Nugroho – Tengku Erry Nuraidi (Ganteng) menyapa warga di Sekretariat Tim Kampanye Ganteng Medan, Sumut, Kamis (7/3). Untuk sementara pasangan nomor urut 5 unggul dalam hitung cepat atau “quick count” hasil survei Pilkada Sumut 2013 yang diadakan oleh sejumlah lembaga survei. (ant )

Jakarta ( Berita ) : Versi hitung cepat lembaga survey Indo Barometer menyebut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Gatot Pujo Nugroho – Tengku Erry Nuradi menang satu putaran untuk Pemilu Kepala Daerah Sumatera Utara. Dalam rilis persnya, Kamis [07/03] sore, Indo Barometer memaparkan bahwa pasangan ini meraih 32,87 persen, jauh di atas keempat pesaingnya.
Pasangan Effendi Simbolon - Djumiran Abdi di tempat kedua dengan 23,93 persen, disusul Gus Irawan Pasaribu - Soekirman dengan 21,82 persen suara. Kedua pasangan berikutnya, Amri Tambunan - Fadly Nurzal dan Chairuman Harahap - Fadly Nurzal, masing-masing memperoleh 12,01 persen dan 9,37 persen suara.
"Kemenangan Gatot Pujo Nugroho - Tengku Erry Nuradi semakin memantapkan kemenangan calon-calon gubernur dari PKS," demikian Indo Barometer pada siaran persnya yang ditandatangani Direktur Eksekutif Muhammad Qodari.
Sebelumnya calon gubernur PKS, Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar, memenangi Pemilukada Jawa Barat 24 Februari lalu. Hitung cepat Indo Barometer dilaksanakan dengan mengambil sampel 350 TPS dari total 26.596 TPS yang tersebar pada 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Indo Barometer juga menghitung suara sah 45,47 persen, suara tidak sah 2,13 persen, sedangkan suara tidak datang 52,39 persen. Hitung cepat Indo Barometer menggunakan metode acak bertingkat dengan mengambil sampel di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Pilkada Sumut Berjalan lancar
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro menegaskan, proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang diselenggarakan di daerah itu berjalan sangat aman dan lancar. "Tidak ada yang kasus menonjol dan dapat menghalangi kesuksesan pilkada," kata Kapolda didampingi Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewijk F Paulus di kantor KPU Sumut di Medan, Kamis.
Menurut Kapolda, pihaknya telah melakukan pemantauan ke 33 kabupaten/kota di Sumut dengan memanfaatkan personel di 26 polres yang ada di provinsi itu. Selain itu, ia dan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewijk F Paulus juga meninjau langsung sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya warga guna menyalurkan hak pilinya.
Dari peninjauan dan laporan dari berbagai daerah tersebut, diketahui proses pilkada Sumut tersebut berjalan dengan sangat lancar dan tidak mengalami gangguan sedikit pun. Pihaknya memberikan apresiasi kepada masyarakat Sumut yang mampu menjalani proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Ternyata, masyarakat Sumut sudah sangat cerdas," katanya.
Meski telah berjalan dengan aman dan lancar, pihaknya tetap melakukan penjagaan dan pengamanan hingga proses pelantikan pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih."Kami akan berjaga terus selama 119 hari dengan mengerahkan 16.789 personel termsuk 2.000 prajurit TNI. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa," katanya.
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewijk F Paulus juga mengaku bangga dengan pelaksanaan di Sumut yang berjalan dengan aman dan tertib tersebut. "Laporan dari babinsa dan koramil, semuanya berjalan aman dan lancar," katanya. (ant/edr)








0 komentar:

Post a Comment