Jumlah Masjid di Medan Menyusut

Medan (voa-islam) – Menurut Ketua Umum Forum Umat Islam Sumatera Utara (FUI-SU) Ustadz Sudirman Timsar Zubil, akhir-akhir ini semakin banyak saja masjid-masjid yang dirubuhkan alias dibongkar demi kepentingan “pemborong atau pengembang”. Hal itu, tentu saja sangat memprihatinkan bagi kita umat Islam.


Baru-baru ini,  tanggal 5  Februari 2011 pukul 09.00 WIB, Masjid Al-Ikhlas di Jl.Timur Medan, dibongkar oleh Kodam I/BB guna kepentingan pengembang yang me-ruislag tanah Kodam tempat Masjid Al-Ikhlas berdiri. Hal tersebut bertentangan dengan pernyataan Panglima Kodam I/BB sebelumnya (Brigjen Burhanuddin Amin), yang menegaskan, Masjid Al-Ikhlas tidak akan dibongkar sebelum Pengembang mendirikan Masjid pengganti didekat lokasi Masjid Al-Ikhlas sekarang, yang sama kondisi dan besarnya dengan masjid yang sekarang.

Jamaah Masjid Al-Ikhlas yang mengetahui pembongkaran tersebut langsung menghubungi Mahasiswa-mahasiswa dan Forum Umat Islam  (FUI-SU) serta Elemen Umat Islam lainnya untuk memberitahukan hal tersebut.
FUI-SU dan Mahasiswa serta Elemen Umat Islam lainnya kemudian mendatangi Masjid Al-Ikhlas dan meminta agar Kodam menghentikan pembongkaran Masjid. Ketika itu dapat disetujui oleh pihak Kodam (Aslog Kodam I/BB).

Beberapa upaya telah ditempuh FUI-SU dan sejumlah ormas lslam, antara lain mengadakan aksi unjuk rasa ke DPRD-SUMUT dan  menghimbau seluruh elemen umat Islam untuk memberikan dukungan mempertahankan keberadaan Masjid Al-Ikhlas.
Demi kepentingan pengembang, bangunan Masjid Al Ikhlas  akhirnya rata dengan tanah setelah dirobohkan oleh tiga bulldozer dan becho, sekitar pukul 02.00 WIB. Sementara itu 18 jamaah masjid yang berada didalam masjid mendapat perlakuan kasar dan mengusir paksa mereka kemudian membawanya ke Polresta Medan.

Pjs Kapendam I/BB Mayor TNI Fatimah ketika dikonfirmasi terkait peristiwa perobohan masjid tersebut menjelaskan, pembongkaran masjid sudah melalui proses dialog dan komunikasi yang cukup panjang dengan ormas Islam, MUI dan tokoh agama. “Sebenarnya tidak ada persoalan, karena yang dibongkar adalah asset milik sendiri, yang berada di dalam eks Kesatrian Hubdam /Bukit Barisan,” katanya

Posted By : PKS Leuwiliang

0 komentar:

Post a Comment